Learn from Life, Teach for Life

A journey of a thousand miles starts with a single step

   Jun 15

10 Alasan Pria dan Wanita Menunda Pernikahan

Paint-Merenungmerenung-150x150

10 Alasan Pria dan Wanita Menunda Pernikahan

(*Oleh Aziza Restu Febrianto)

Dalam hidup kita pasti sering menjumpai beberapa orang baik pria maupun wanita yang seharusnya sudah siap untuk menikah tapi belum juga melaksanakannya. Melalui diskusi dengan beberapa teman dan telaah referensi yang ada, melalui artikel ini saya mencoba memaparkan apa yang menjadi latar belakang atau alasan mengapa mereka menunda pernikahan.

Dalam Islam, menikah merupakan sebuah anjuran kuat bagi setiap insan. Ada beberapa ayat dalam Al qur’an dan hadist shohih yang menguatkan hukum menikah ini.

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu hidup tentram bersamanya. Dan Dia (juga) telah menjadikan diantaramu (suami, istri) rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir”.

(Ar-Ruum : 21).

Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui”.

(An-Nur : 32).

Anas bin Malik radliyallahu ‘anhu berkata : “Telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Artinya : Barangsiapa menikah, maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya. Dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi”.

(Hadist Riwayat Thabrani dan Hakim).

Adanya perintah menikah bagi setiap muslim tersebut menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang fitrah. Yang dimaksud fitrah disini adalah bahwa islam itu bukan sekedar agama saja melainkan sebuah pedoman hidup yang sesuai dengan fitrah manusia agar selamat di dunia maupun akhirat. Islam memberikan jalan keluar yang sempurna bagi manusia dalam setiap persoalannya di dunia sesuai dengan fitrahnya. Salah satunya adalah menikah. Menikah adalah sebuah naluri kemanusiaan. Jika naluri ini tidak terpenuhi dengan jalan yang sah (perkawinan) maka ia akan mencari jalan syetan yang akan banyak menjerumuskannya ke jalan terlarang.

Sudah sangatlah jelas bahwa menikah merupakan sebuah perintah yang sangat kuat bagi siapa saja yang layak. Sehingga menikah disini merupakan sebuah ibadah yang sangat tinggi nilai pahalanya. Didalam islam sampai disebutkan bahwa dengan menikah, seorang muslim sebenarnya sudah menggenapkan seaparuh dien atau agamanya. Subhanalloh…. Betapa luar biasanya ibadah menikah itu.

Lalu kenapa ada orang yang justru menunda ibadah full pahala ini? Bahkan ada juga orang yang kepemahaman keislamannya tidak diragukan pun juga menunda ibadah ini. Tentunya ada banyak alasan mengapa mereka menundanya.

Melalui diskusi, telaah psikologi (referensi) dan pemikiran yang panjang, saya mencoba memaparkan beberapa hal yang menyebabkan pria dan wanita menunda pernikahannya. Sebenarnya alasan pria dan wanita dalam menunda pernikahan secara umum sama mencakup beberapa faktor seperti berikut: (more…)


   Jun 06

Hari – hari Penuh Berkah….InsyaAlloh

time-management-300x298

Tak ada Hari yang Tak Berarti

(*Oleh Aziza Restu Febrianto)

Teman – teman, waktu itu sungguh sangat berharga sekali. Jika salah dalam mengelola waktu atau ia hanya kita habiskan untuk hal – hal yang tidak bermanfaat, maka merugilah kita baik dunia maupun akhirat. Sampai ada pepatah mengatakan kalau “Waktu itu bagaikan pedang.” Jika kita bermain – main dengannya, maka kita akan terhunus olehnya. Bahkan Alloh sendiri telah mengingatkan kita akan pentingnya mengelola waktu dalam surat AL-‘Ashr/ 103 :

Dan demi masa(1), sesungguhnya manusia itu pasti dalam keadaan merugi(2), kecuali mereka yang beriman dan beramal shaleh dan mereka saling bertaushiyah (saling menasehati) dengan kebenaran dan saling bertaushiyah dengan kesabaran (3).

Betapa indah rasanya jika hari – hari kita penuhi dengan amalan – amalan mulia. Sehingga waktu yang Alloh berikan pada kita tidak habis dengan sia – sia. Yuk, kita maksimalkan semua potensi kita untuk melakukan hal yang positif saat  menjalani aktifitas harian kita.

03.00 – 05.00

Berawal dari bangun tidur kemudian sholat shubuh berjama’ah di Masjid atau Mushola. Oya, tak lupa kita lakukan sholat tahajud sebelumnya. Sebenarnya banyak sekali kenikmatan yang kita dapatkan ketika kita sholat shubuh di masjid. Udara pagi di waktu shubuh memberikan nuansa segar bagi tubuh kita sehingga tubuh kita menjadi bugar dan tidak lemas saat memulai aktifitas rutin kita. Selain itu pada saat shubuh, keheningan suasana masih terasa sehingga membuat ibadah dan do’a kita pada sang Rabb menjadi lebih khusuk.

“Dirikanlah shalat dari sesudah Matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Subuh. Sesungguhnya shalat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat).” (QS. 17:78)

05.00 – 05.15

Sungguh besar nikmat yang Alloh berikan kepada kita. Alloh masih memberikan kesempatan bagi kita untuk dapat menghirup udara segar, bangun setelah tidur semalaman, melaksanakan sholat dan melaksanakan ibadah lainnya. Sudah seharusnya bagi kita untuk bersyukur dengan melakukan dzikir sehabis sholat shubuh minimal 15 menit.

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.”

[QS Ali 'Imran 3:190-191]

05.15 –  06.00

Pada waktu ini, otak dan pikiran kita masih suegerrr and fresh.. Sayang kalau gak dipake buat yang positif2. Kita bisa melakukan banyak hal di waktu ini. Misalnya baca buku, nonton berita atau tausyiah di TV, menulis, menggambar, merenung (walah…..sampai kemana – mana.. :D )…. Yang penting tidak keluar dari jalan yang lurus….hehe

06.00 – 07.00

Sebelum melakukan aktifitas rutin, pastikan kita mandi dan sarapan pagi. Alangkah baiknya jika waktu sarapan pagi tidak banyak makan gorengan yang kita makan. Seperti sebuah artikel yang pernah saya baca bahwa ada sebuah research membuktikan kalau makan gorengan disaat sarapan dapat menimbulkan rasa kantuk disaat melakukan aktifitas di siang harinya. Kalau bisa kita hindari deh sarapan gorengan. Kita bisa makan roti, telur rebus, nasi lengkap dengan sayurnya, and minum susu alias 3 (dikurangi ikan) sehat 4 sempurna. Makan ikan juga kurang baik bagi kesehatan tubuh kita ketika waktu sarapan. (more…)


   Jun 02

Bisnis

business-graha-primagama

purdi

Rahasia Sukses 28 tahun Primagama


Siapa yang tidak kenal Primagama? Jika kita bertanya kepada orang tentang Primagama, pasti mereka tahu dan paham akan arah pertanyaan kita itu kemana. Hingga saat ini, Primagama telah dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat kita. Outlet Primagama pun telah tersebar di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Nah, bagaimana sih rahasia sukses Primagama hingga tumbuh pesat seperti sekarang ini?Just check it out………………..

Sejarah dan Profil singkat Primagama

Pada awal tahun 1982, Purdi E. Chandra bersama dengan beberapa kawan yang lain, mendirikan bimbingan belajar Primagama. Pada saat – saat awal pendirian itu, tekad utamanya lebih banyak didominasi agar ingin sekedar mendapatkan uang lelah untuk membiayai studi di UGM dan IKIP Negeri Yogyakarta (sekarang UNY), serta keinginan kuat untuk membantu adik – adik kelas lolos masuk ujian PTN (UMPTN).

Pada awalnya konsentrasi Primagama memanglah lebih banyak terpusat sebagai bimbingan untuk menghadapi tes, baik itu untuk masuk PTN maupun sekolah – sekolah lain dibawahnya. Namun dalam perkembangannya dan seiring pula dengan kebutuhan masyarakat pendidikan itu sendiri, Primagama telah bergeser menjadi lembaga pendamping para siswa untuk mencapai prestasi belajar puncaknya. Konsekuensi yang harus diambil Primagama dengan pilihan ini adalah Primagama harus mampu mengakomodir segenap tuntutan dan kebutuhan para siswa sesuai dengan perkembangan kejiwaannya.

Oleh karena itu, selain Primagama sebagai Lembaga Pendidikan non-formal yang berperan sebagai bimbingan belajar, sekarang berkembang menjadi pendamping belajar siswa yang mengedepankan kualitas pelayanan akademik “Primagama Change”. Kualitas pelayanan dan metode pengajaran yang dikenal dengan istilah “Smart Solution” terbukti telah mengantarkan jutaan siswa di Indonesia menuju kesuksesan yang mereka dambakan; prestasi gemilang, nilai cemerlang, naik kelas, diterima di sekolah favorit/ unggulan, diterima di PTN dan perguruan tinggi favorit di Indonesia merupakan fakta yang telah dirasakan oleh para alumni Primagama dari masa ke masa. Dengan fakta-fakta yang menakjubkan ini banyak sekali permintaan dari banyak investor dari berbagai daerah (kota/ kabupaten/ kecamatan) yang mengajukan permohonan kepada pihak Primagama untuk mendirikan cabang di daerah permintaan, sehingga di usianya yang ke 28 tahun ini, Primagama telah hadir memenuhi permintaan masyarakat dengan menghadirkan 730 cabang di 33 provinsi di Indonesia.

Pengembangan Kerjasama Primagama

  1. Primagama dengan Microsoft
  2. Primagama dengan Telkomsel
  3. Primagama dengan Coca-Cola
  4. Primagama dengan Telkom Speedy
  5. Primagama dengan BNI Syariah

Kerjasama lainnya:

  1. DMI (Dermatoglyphics Multiple Intelligence)
  2. Ahmad Dhani School of Rock
  3. DMA (Demian Magic Academy)

Penghargaan – Penghargaan Primagama

Ada beberapa prestasi penting yang dapat dicatat sebagai bukti tentang keberhasilan Primagama dalam mengelola usahanya, antara lain :

  • Rekor MURI tahun 1999 sebagai lembaga bimbingan belajar terbesar di Indonesia
  • Rangking 6 dalam 50 enterprise usahawan  terbaik tahun 2001 dari Anderson Consulting dengan majalah SWA Jakarta.
  • Solo Customer Satisfaction Awards tahun 2002, sebagai bukti bahwa pelayanan Primagama mampu memuaskan konsumen.
  • Superbrand tahun 2005 sebagai salah satu dari sekian merk terbaik, yang memiliki nilai tinggi di masyarakat.
  • Prospevtice Franchise & Business Concept 2006, sebagai salah  satu merk paling prospek di kalangan dunia bisnis Indonesia.
  • Indonesia Franchisee Satisfaction Survey 2008, Termasuk dalam 10 besar (Best Top 10 Franchise), sebagai franchisor yang memberikan kepuasan layanan kepada mitranya (franchisee).
  • Penghargaan sebagai Franchise terbaik kategori Pendidikan 2007, Versi Majalah Pengusaha
  • Penghargaan dari Prof. Yohanes Surya Ph.D, Ketua Tim Olimpiade Fisika Indonesia, sebagai Penyelenggara Olimpiade Sains Kuark 2007
  • Penghargaan Rank 5 Top Franchise award 2008, Versi Majalah Info Franchise Indonesia (more…)

   May 29

I love you Mom

2 anak kandung

mom

Ibu

By Hawari Nasheed

Bila kuingat masa kecilku

Ku slalu meyusahkanmu

Bila kuingat masa kanakku

Kuslalu mengecewakanmu

Bila kuingat masa kecilku

Ku slalu meyusahkanmu

Bila kuingat masa kanakku

Kuslalu mengecewakanmu

Banyak sekali pengorbananmu

Yang kau berikan padaku

Tanpa letih dan tanpa pamrih

Kau berikan semua itu

Engkaulah yg kukasihi

Engkaulah yang kurindu

Kuharap slalu doamu

Dari dirimu ya ibu

Tanpa doamu takkan kuraih

Tanpa doamu takkan kucapai

Segala cita yang kuinginkan dari diriku ya ibu*)

Kata-kata ibu adalah kisah nyata

Kata-kata ibu adalah sayang

Kata-kata ibu adalah firasat

Kata-kata ibu adalah nasehat

Kata-kata ibu adalah doa

Ya ibu, sekali waktu, ceritakanlah padaku kisah-kisah luar biasa itu….

I love you ibu…..


   May 19

Independent English Learning

english kids

Being good in English? Why not?

(By Aziza Restu Febrianto)


Are you willing to master English?

Still have problems with your English learning?

Just follow my ideas here!! You will find NO MORE PROBLEMS!! :D

As we all know, English is the most important foreign language we are to master in order to get connected to the world wide communication. Having good English may also ease our way to get better job as well as overseas education opportunities. Nevertheless, those who live in non- English Speaking Countries must find it difficult. Most of them usually take a course or need an English teacher to help them learn this language effectively. Taking an English course or a private course definitely needs lots of money. Not to mention, without constant practice, they won’t ever keep and improve their English. Therefore, having a good English competence requires a hard work of practice because we all know that mastering a language is a matter of skill instead of knowledge. Those who want to be able to speak, listen, read, and write English well have to be committed to using this foreign language continuously. If doing this is hard to do, finding smart strategies for your learning activity is exactly the KEY!!.

Considering that learning a new language like English needs a constant practice, the problems that most learners from non- English speaking countries commonly face during practice are;

  1. Having no English speaking surroundings.
  2. No partners.
  3. Having daily busy activities.
  4. Having no activities which have something to do with English.

The followings are some activities to do you may consider as strategies to solve the problems: (more…)


   May 14

Cerita Pendek

Cerpen ini aku tulis karena terisnpirasi oleh status dan note beberapa temenku di blog dan Facebook. Semoga bermanfaat. Amin…… :D

kopihangat_thumb

Siapa Bilang Kopi itu Pahit?

(Oleh Aziza Restu Febrianto)

Alkisah ada seorang “laki – laki”muda yang sedang pulang kampung karena ia baru saja menyelesaikan kuliah S -1 nya dari kampus cukup ternama di Surabaya. Sebelum lulus, dia adalah seorang aktivis dakwah yang sangat idealis di kampusnya. Karena semangatnya yang luar biasa, ia sering dipercaya untuk memimpin sebuah jama’ah taklim di kampusnya. Bahkan mengisi materi di majelis – majelis taklim kampus pun merupakan  kegiatan rutinnya. Nama lengkapnya nya Bagus Edi Kurniawan. Biasa dipanggil Edi. Edi adalah anak seorang guru Madrasah Ibtidaiyah swasta yang cukup terkenal di kampungnya, bernama Ahmad. Meskipun hanya guru MI swasta yang gajinya tidak begitu cukup untuk memenuhi kebutuhan, Ahmad begitu dihormati di kampungnya. Selain berpendidikan dan pintar dalam hal agama, ia juga dikenal sangat ramah dan luwes ketika bergaul di masyarakat. Setiap kali ada kegiatan sosial di kampung, ia selalu datang dan ikut membantu. Bahkan ia juga aktif menjadi narasumber atau ustadz rutin di pengajian RT dan RW. Selain dengan ayahnya, saat masih kecil Edi juga begitu dekat dengan pamannya yang bernama Khairul. Orang – orang kampung biasa memanggilnya Lek Khairul. Lek Khairul tidak jauh beda dengan ayahnya yang begitu aktif dalam kegiatan sosial di masyarakat.

Dengan menggendong tas ransel berisi semua pakaiannya sewaktu kuliah, Edi berjalan memasuki rumahnya.

“Assalaamu’alaikum warahmatullohita’ala wabarokaatuh.” Edi mengucapkan salam sebelum memasuki rumahnya yang sudah lama ia tinggalkan.

Mendengar ucapan salam itu, Ahmad sang pemilik rumah langsung menjawab, “Waalaikumsalam warahmatullohi wabarakaatuh.”

“Subhanalloh, anakku. Akhirnya engkau pulang nak. Gimana kabarnya sekarang?” Tanya Ahmad dengan penuh rasa haru.

“Alhamdulillah khair, Abi.” “Bagaimana kabar keluarga, Abi? Semua sehat khan?” sahut Edi sambil menikmati suasana rumah yang agak berbeda dengan sebelum ia tinggalkan.

“Alhamdulillah, semuanya diberi kesehatan nak.” jawab Ahmad.

”Alhamdulillah, semua baik – baik saja. O ya bi, rumahnya banyak perubahan ya. Dulu warna cat temboknya gak secerah ini. Trus lantainya udah diganti sama keramik lagi.” sahut edi dengan gembira karena rumahnya sekarang jadi lebih bagus dari sebelumnya. Kemudian dengan ditemani ayahnya ia berjalan – jalan melihat seluruh isi rumah. Ia juga melihat foto – foto masa kecilnya yang masih terpajang di dinding ruang tamu.

”Oya bi, foto itu gak pernah pindah tempat ya?” tanya edi pada ayahnya.

”Semua barang aku pindahkan ke tempat lain. Kecuali foto keluarga Ed.” Jelas Ahmad. Kemudian Ahmad mulai memandangi foto – foto Edi waktu kecil itu. Lalu ia sedikit heran dan bertanya pada Edi.

”Kamu sekarang sudah beda ya, Ed?” Tanya Ahmad pada anaknya yang telah mengalami banyak perubahan itu. Ia begitu heran, Edi yang dulu ia kenal adalah anak yang cukup bandel dan susah dinasehati, tapi sekarang beda. Ia terlihat penuh wibawa dan mempunyai prinsip yang kuat. Apalagi dengan melihat penampilannya yang sangat alim. Bercelana cingkrang, berjenggot tebal, memakai gamis lebar seperti jubah, memakai kopyah, dan kadang suka menyelipkan sedikit kata bahasa Arab saat berbicara…

“Beda apanya tho bi. Emang orang Islam tu ya harusnya begini.” Jawab Edi dengan tegas. Ahmad merasa bahwa anaknya sekarang sudah menjadi lebih baik. Ia sebenarnya sangat bangga pada anaknya itu. Ia bersama istrinya kemudian menyiapkan makan siang untuk Edi anak semata wayangnya yang baru pulang itu.

Sambil makan siang, ketiganya ngobrol panjang lebar. Namun ketika ayahnya menceritakan semua kegiatannya bersama orang – orang kampung selama ini, Edi mulai mengernyitkan dahi.

“Dari dulu gak berubah – berubah ya bi masyarakat kita.” Kata Edi kepada ayahnya.

“Ya begitulah Ed. Sebagai orang kampung, selain itu apa yang bisa kita lakukan.” Sahut ayahnya.

“Emang umat Islam sekarang sudah jauh lari dari jalurnya, yaitu Al-qur’an dan assunnah.”heran Edi dengan mengernyitkan dahi.

“Itu lebih baik Ed, daripada mereka nganggur, main judi, minum – minuman keras, dsb.”jelas Ahmad. “Dengan yasinan, tahlilan, nyadran, dan tumpengan? MasyaAlloh, Rosululloh tidak pernah mengajarkan itu semua abi. Itu bid’ah….bid’ah!” Na’udzubillahi min dzalik.” Tekas Edi dengan keyakinan diri. “Maksudmu Edi?” balas ayahnya dengan muka seperti habis tersengat listrik.

Kemudian Ahmad berkata dalam hati, “Ya Alloh, apa yang terjadi pada anakku sekarang ya?”

Perdebatan pun hampir mulai. Untung ibu Edi langsung melerai. (more…)


   May 06

Tips Spirit

NO

Mau Sukses? Jangan maksiat!

(*Oleh Aziza Restu Febrianto)

Sebenarnya tips ini aku tujukan untuk diriku sendiri dengan tujuan agar menjadi api pengobar semangat dan komitmen untukku selama menjalani proses meraih impian – impianku. Mudah – mudahan siapa aja yang membaca mendapatkan manfaatnya pula. Amin…… ?

Benar juga kata orang kalau hidup itu berawal dari mimpi. Makna berawal dari mimpi ini berarti kita memulainya dengan sebuah impian. Ada juga yang bilang dengan impian, manusia menjadi hidup. Bukan karena mimpi itu kita menjadi hidup. Bukan pula kita mati karena tak punya mimpi. Kalau seperti itu, ya… yang kita lakukan hanyalah tidur saja. Karena indahnya mimpi hanya bisa kita nikmati saat tidur. Tapi ketika bangun, kembalilah kita pada kenyataan yang sangat berbeda sekali dengan yang kita impikan. Oleh karena itu, kita harus bangun dan membuat impian itu menjadi kenyatataan. Semangat!! Semua orang pasti mempunyai impian….apapun impian itu (kecuali orang yang udah kehilangan akal sehatnya alias Edaaann…haha :D ). Namun tidak semuanya dapat meraih impianya. Mau tahu rahasianya? Yuk kita simak dan renungkan. Moga jadi evaluasi besar buat kita.

Sesungguhnya ada satu hal yang menghambat kenapa kita tidak sukses meraih impian. Hanya satu hal saja. What is that?? (more…)


   Apr 29

The Second Family

ukhuwah islamiyah

The Second Family

(Oleh Aziza Restu Febrianto)

Berbicara mengenai keluarga, pastinya masing – masing dari kita mempunyai keluarga. Keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, kakak, adik, kakek dan nenek. Mereka semua adalah orang – orang yang paling dekat dengan kita. Merekalah yang pertama kali memberikan pendidikan dan kasih sayang kepada kita selama hidup di dunia. Namun hari berganti hari, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun  akhirnya kita menjadi dewasa dan mulai hidup secara mandiri.  Semenjak itu pula kita akan mulai jauh dari mereka. Lingkunganpun mulai berubah. Dulunya kita banyak diawasi oleh orang tua kita setiap kali bermain atau bepergian agar tidak terjadi apa – apa. Sekarang kita sendirilah yang menentukan kemana kita akan berjalan. Dulu orang tua kita juga sering menasehati ketika kita berbuat salah. Sekarang hanya sedikit orang yang enggan mengingatkan kita saat melakukan maksiat dan kejahatan sekalipun. Kitalah yang menentukan jalan untuk kita sendiri.

Yang bisa kita lakukan sekarang hanyalah mengingat semua nasehat orang tua kita saat kita masih didekatnya. Tapi kita tidak bisa menjamin bahwa hanya dengan mengingat nasehat mereka, kita akan jauh dari perbuatan yang tidak baik dan sia – sia karena pengaruh lingkungan yang ada di sekitar kita. Contoh kecilnya saja merokok. Semua orang islam tahu bahwa merokok adalah perbuatan yang sia – sia alias tidak bermanfaat. Sehingga hukumnya makruh. Bahkan MUI saja memfatwakan haram…hehe….. (tapi gak tahu sich bagi yang sudah addicted ma rokok…haha).. Sejak kecil kita dididik oleh ayah dan ibu kita untuk tidak merokok. Setiap kali kita ketahuan merokok, maka mereka tidak segan – segan memarahi dan menghukum kita. Pada akhirnya kita tidak berani untuk mulai merokok bahkan menyentuhnya saja tidak. Tapi setelah dewasa, dengan pergaulan yang sangat luas dan bebas, serta banyak dari teman – teman kita yang kecanduan merokok, maka kita akhirnya ikut – ikutan merokok. Nah, dari sinilah nasehat yang orang tua kita sampaikan mulai diabaikan. Gak jaminan deh…..! Jadinya Timbul satu pertanyaan bahwa apakah merokok itu tidak baik untuk anak kecil saja sehingga untuk orang dewasa tidak??…padahal dari segi kesehatan sama saja khan??apalagi buat orang islam yang jelas – jelas merokok adalah suatu hal yang sia – sia dan tidak baik buat kesehatan kita. Jadi jangan dikira pengaruh negatif lingkungan itu sangat berbahaya pada anak – anak saja. Justru ketika kita dewasa akan lebih banyak tantangan yang akan kita hadapi…. Salah satu contohnya saja di Salatiga.  Baru – baru ini ada sekitar 21 orang lebih meninggal dunia secara serentak karena habis minum minuman keras campur koplo. Mereka semua tergolong dewasa dan tua……. Tuh khan…..Jadi,… Waspadalah…. Waspadalah (bang napi:on)…

Nah. dengan pertimbangan diatas, maka kemaksiatan, perbuatan yang tidak bermanfaat, dan kejahatan sekalipun sebenarnya memang tidak datang karena niat pelakunya. Tapi karena ada kesempatan…. (Hehe..bener juga tuh bang napi)…. Oke deh, jadi agar kita terhindar dari hal – hal yang tidak bermanfaat dan merugikan tadi, maka kita perlu membatasi dan membentengi diri kita dengan menutup rapat – rapat pintu kesempatan itu. Tentunya kita butuh orang lain yang secara komit mengingatkan dan mengajak kita pada kebaikan layaknya keluarga. Nah, disinilah diperlukan yang namanya keluarga kedua (The Second Family) ato komunitas kita yang kedua setelah keluarga di rumah. Komunitas yang seperti apakah itu?…..

Nah, dalam hidup bermasyarakat, kita pasti bergaul dengan orang – orang yang memiliki latar belakang berbeda – beda. Apalagi kalau kita hidup di wilayah perkotaan. Karena jauh dari keluarga, maka kita perlu sangat selektif dalam memasukkan beberapa dari mereka dalam anggota The Second Family kita. Sedangkan yang lainnya adalah tetangga. Kita sendiri tahu bahwa keluarga sangatlah berbeda dengan tetangga. Sama halnya dengan sahabat. Sahabat sangatlah berbeda dengan teman. Jadi kita harus menyeleksi siapakah yang bisa kita jadikan sahabat ato keluarga. Dan siapakah yang bisa kita jadikan teman ato tetangga. Itu sih sesuai dengan standar kriteria yang terbaik menurut kita. Yang jelas anggota keluarga adalah mereka yang membuat kita nyaman……hmmm. (more…)


   Apr 28

Sumber Energi Positifku

teguh

Setiap manusia pasti mendapatkan ujian

Namun besar kecilnya sangat relatif

Ujian itu sesuai dengan kondisi kita

Semakin kita ingin hebat, semakin hebat pula ujian itu

Semakin kita lemah, semakin lemah pula ujian itu

Ketika kita menghindar dari ujian, kita sebenarnya lari dari kenyataan

sama saja dengan pengecut, pecundang, dan lemah keyakinan

Pada akhirnya kemunduranlah yang kita dapatkan

Ketika kita diam, kita akan menjadi biasa – biasa saja

Tak kan ada perubahan dalam diri kita

Namun jika kita maju untuk menghadapinya,

maka kita adalah orang yang berani dan berkeyakinan kuat

Dengan ujian, kita akan menjadi orang yang matang, berwawasan luas,

dewasa, dan penuh pemikiran

Pada akhirnya kesempurnaan dirilah yang akan kita peroleh

sebagai imbalan dari Tuhan

(Aziza Restu Febrianto)

“Di antara ciri orang mukmin adalah berpendirian teguh, pantang menyerah, tidak kenal mundur, dan punya keinginan yang kuat. Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu.”

(QS Al-Hujuraat: 15).


Salatiga, 28 April 2010


   Apr 27

Waktu Itu

rektoratkampusku dulu

Masa itu adalah masa yang paling indah…….

Namun tak kan mungkin terjadi kembali…..

Masa indah dalam kebersamaan berbalut ukhuwah….

Tapi tak bisa kurasakan lagi kini….

Waktu terus berganti….

Tak terasa semuanya telah pergi….

Tinggal memori yang tersimpan dalam hati….

Untuk saat ini dan seterusnya nanti…..

Sahabat – sahabatku

engkau bagaikan cahaya dalam jiwaku…

Yang telah menunjukkan jalan lurus bagiku untuk melaju…

Mengikuti jalan Rabb dan Rosulku…

Engkaupun juga telah mengukir sejarah dalam hidupku….

Membekas kuat dalam benakku….

Dan tak kan hilang oleh waktu…..

Walaupun kita tak mungkin bisa bertemu…..

Bayanganmu akan selalu ada dalam setiap do’aku…..

Sahabat – sahabatku

teruslah menjadi sinar abadi…

Seperti mentari yang selalu setia menghangatkan bumi….

Memberikan cahaya yang penuh arti…

Untuk seluruh kehidupan ini

Agar tunduk pada ilahi….

Jadilah cahaya dalam setiap kegelapan….

Jadilah air dalam panasnya api

Jadilah udara dalam setiap nafas kehidupan

Dan jadilah tanah dalam setiap pijakan kaki…

Syair ini kutulis secara khusus untuk semua sahabat – sahabatku di kampus yang entah dimana mereka saat ini berada. Semoga mereka berhasil meraih cita – citanya dan mampu memberikan yang terbaik untuk  orang – orang disekitarnya….amin

“The Beauty of Togetherness”

PICT1528

Keluarga besar Lingua Base BEM FBS UNNES…..(diambil pada tahun 2008) (more…)